PROBOLINGGO (24/11/2019) – Dalam kegiatan Semarak Pagi Kota Probolinggo (SPKP) yang rutin di galakkan Pemerintah Kota Probolinggo, RSUD dr. Mohamad Saleh memberikan edukasi tentang Bantuan Hidup Dasar untuk korban yang tidak sadarkan diri / henti jantung.

Petugas pemberi edukasi merupakan Tim IGD (Instalasi Gawat Darurat) yang sudah biasa menangani pasien dengan kegawatdaruratan. Di Rumah Sakit sendiri ada tim khusus yang ditugaskan dalam penanganan kegawatdaruratan yaitu TIM CODE BLUE.

Simulasi yang digunakan menggunakan boneka peraga yang di desain khusus serupa dengan tubuh pria dewasa, sehingga sensasi pijat jantung sebenarnya dapat dirasakan para pengunjung yang menjajal langsung.

 

Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin juga sempat mencoba melakukan simulasi Pijat Jantung yang di pandu oleh Bambang Tri Yuli perawat IGD.

Habib Hadi (sapaan walikota probolinggo) mengapresiasi kepada tim RSUD dr. Mohamad Saleh, yang telah meberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana melakukan pertolongan kepada korban yang tidak sadarkan diri sebelum bantuan / petugas medis datang. Beliau juga menghimbau kepada masyarakat untuk menyimak betul-betul apa yang telah disampaikan tim RSUD dr. Mohamad Saleh, “Ini bapak – bapak atau ibu – ibu kalau bisa diajari satu persatu agar bisa menerapkannya dilingkungan masing” ujar walikota Probolinggo.

Walikota beserta wakil walikota Mochammad Soufis Subri  juga melakukan pemeriksaan tekanan darah menggunakan alat tensi otomatis terbaru yang disediakan oleh Stand RSUD dr. Mohamad Saleh . Pemeriksaan kesehatan tersebut tidak dipungut biaya alias gratis. Selain itu masyarakat juga bisa memeriksakan Gula Darah dan Konsunltasi Dokter secara gratis.

 

Selain edukasi Bantuan Hidup dasar, Stand RSUD dr. Mohamad Saleh juga mensosialisasikan tentang aplikasi Reservasi Online dan Resepku.